Seringkali kita merasa agak nyeri di bagian kanan atau kiri pinggang. Bila kita
sudah mulai merasakan gejala ini, ada baiknya instropeksi diri apakah kita
sudah cukup minum air putih apa belum. Sebenarnya berapa banyak kita harus
minum air dan apa akibatnya kalau tubuh kita kurang air ?
Kita membutuhkan air sedikitnya adalah 2 liter sehari atau 8 gelas sehari dan
jumlah diatas harus ditambah jika anda seorang perokok. Mengapa .? Karena air
sebanyak itu diperlukan untuk mengganti cairan yang keluar dari tubuh kita
melalui air seni, keringat, pernapasan, dan juga sekresi.
Bagaimana jika kita mengkonsumsi air kurang dari itu ..? Maka tubuh akan
menyeimbangkan diri dengan cara menghisap air dari komponen tubuh kita yang
lain. Dimana komponen yang paling banyak memiliki kadar airnya adalah darah
dan otak.
Jika tubuh menghisap dari darah maka darah akan menjadi kental dan akibat
pengentalan darah ini maka perjalanannya atau peredarannya akan kurang lancar
ketimbang darah yang encer dan sewaktu melewati ginjal maka ginjal akan bekerja
lebih keras untuk menyaring darah yang kental tersebut.
Karena saringan dalam ginjal sangatlah halus, maka tidak jarang darah yang
kental bisa menyebabkan perobekan pada glomerulus ginjal yang bisa
mengakibatkan air seni anda berwarna kemerahan, tanda mulai bocornya saringan
ginjal. Dan sewaktu darah kental mengalir melalui otak maka perjalanannya agak
terhambat. Otak tidak lagi encer dan lambatnya aliran darah ini bisa
menyebabkan sel-sel otak cepat mati atau tidak berfungsi sebagaimana mestinya.
Jika hal ini dibiarkan terus menerus maka suatu saat mungkin anda harus
menghabiskan uang yang cukup banyak setiap minggu untuk cuci darah dan juga
kemungkinan terkena serangan jantung dan stroke sangat besar. Mulailah
banyak-banyak minum air putih dari sekarang jika ingin tetap sehat .!!!
This entry was posted on March 15, 2008 at 2:40 am and is filed under Uncategorized . You can follow any responses to this entry through the RSS 2.0 feed
You can leave a response, or trackback from your own site.